Skip to content

Seppukoo Saingan Facebook

4 Januari 2010

Meskipun dominasi Facebook masih belum terkalahkan, namun kini telah hadir situs jejaring sosial yang ingin menyaingi kepopuleran Facebook, adalah Seppukoo situs jejaring sosial tersebut.

Situs bernama Seppukoo tersebut memberikan layanan bertentangan dengan Facebook yang saat ini tengah menjadi tren. Antara Facebook dan Seppukoo terjadi perdebatan panjang hingga ke ranah hukum.

Hubungan sosial sangat hidup dengan adanya berbagai situs jejaring sosial. Namun seringkali tidak disadari, dengan terlalu banyak pengikut atau teman sebenarnya melelahkan pengguna internet. Ada beberapa solusi yang bisa dilakukan, di antaranya menggunakan teknologi suicidemachine.org.

kembali ke Seppukoo. Seppukoo adalah sebuah layanan yang merupakan penyimpangan unik dari Facebook. Seppukoo menawarkan kemampuan pengguna yakni menutup atau menghancurkan identitas virtual dengan halaman kustomisasi memorial. Layanan ini dinamakan Seppukoo berasal dari aktivitas ksatria samurai kuno Jepang yang mempraktekkan ritual bunuh diri Seppuku.

Uniknya dalam situs ini ada peringkat bagi pengguna tertinggi yang mendapatkan angka berdasarkan seberapa banyak orang dalam jaringan mereka yang melakukan bunuh diri virtual atau ‘Seppukoo’.

Banyak orang yang puas menggunakan Facebook namun tidak sedikit pula yang kecewa karena sulit untuk menutup akun miliknya di situs jejaring sosial terbesar di dunia tersebut.

Seppkuoo.com memberikan fasilitas untuk dapat melengkapi identitas virtual dengan Facebook yang hanya mengizinkan anggotanya untuk menon-aktifkan akun, bukan menutupnya.

Ini berarti bahwa informasi apapun yang diminta pengguna, akan secara ketat dipertahankan Facebook dalam rangka membuat kehidupan virtual tetap hidup. Jadi meskipun pengguna sebenarnya sudah meninggal, tetapi virtualnya tetaplah hidup.

Dengan dukungan teknologi Web 2.0 Suicide Machine, pengguna Seppukoo bisa mengirimkan surat pengesahan di web tersebut yang ditujukan untuk Facebook, MySpace, Twitter atau Linkedln.

Web tersebut akan menghapus semua teman dan pesan serta mengganti nama virtual, foto, sekaligus kata kunci sehingga pengguna tidak dapat masuk sama sekali ke dalamnya. Sebagai contoh di Facebook, Web 2.0 akan memindahkan satu per satu teman-teman juga grup ke dalam jaringan pelaku bunuh diri virtual.

Facebook tidak melihat adanya humor disini dan tidak menginginkan layanan ini dengan klaim telah melanggar hak dan kewajiban. Facebook telah mengirimkan sebuah surat penghentian kepada Seppukoo, dan meminta web ini menyetop layanan.

Bahkan meminta pengacara Facebook mengerjakan langkah hukum terkait hal ini. Dalam suratnya kepada Seppukoo, Facebook menyatakan bahwa mereka akan mengambil langkah apapun yang diperlukan untuk menjalankan hak Facebook, merawat kualitas situs dan melindungi privasi-informasi pengguna.

Mereka telah merespon klaim Facebook dan tidak berencana untuk menutup layanan Seppukoo yang dipikir oleh Les Liens Invisibles hanya untuk tujuan artistik semata.

Sementara di satu sisi Facebook tidak ingin satu per satu penggunanya membunuh virtual dirinya sendiri. Tampaknya dengan klaim dan gerakan hukum yang dilakukan Facebook akan membuat pengguna internet waspada terhadap berbagai layanan situs jejaring sosial.

5 Komentar leave one →
  1. 4 Januari 2010 11:46 AM

    wah FB ada pesaing baru nih…. semoga aja bersainya secara sehat aja

    • 4 Januari 2010 1:47 PM

      aturan main seppukoo itu kebalikan dari facebook mas, klo facebook itu kehidupan, maka seppukoo itu kematian…(bener gak yach???)

  2. 4 Januari 2010 2:34 PM

    jadi penasaran sama situs itu,kalau utk menyaigi FB kayaknya tdk mungkin deh dalam waktu dekat ini🙂. kalau soal sampai ke pengadilan hukum..yaaaa gak tau deh hehehhe🙂

  3. 7 Januari 2010 7:45 AM

    Wah Keren nie Bro… Ngomong2, Modelnya ajak ke bali dunk!! hehehe

  4. Wenda Rezpector permalink
    27 April 2010 1:49 PM

    WAaah,, kelen info’y.. tp tuk saAt ni FB jauh lbh m’msyarakat..tw deh bwt rival’y ntuh bkal s’skses ngga??

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: