Skip to content

Bantai 27.900 Warga Yahudi, Demjanjuk Dipidana

30 November 2009
tags: ,

John Demjanjuk, terpidana kasus pembantaian 27.900 warga Yahudi selama perang dunia ke dua (PD II) akan mulai diadili di Munich, Jerman, hari ini waktu setempat.

Demjanjuk, yang kini berusia 89 tahun dan dideportasi dari Amerika Serikat awal tahun ini, membantah dirinya adalah seorang penjaga kamp di Sobibor, di wilayah pendudukan Nazi di Polandia. Demikian seperti dikutip dari Reuters, Senin (30/11/2009).

Demjanjuk merupakan penjahat perang yang paling diburu versi Pusat Simon Wiesenthal Center, Jaksa negara Jerman yakin Demjanjuk memaksa 27.900 Yahudi untuk memasuki kamar gas. Diadilinya Demjanjuk membuka peluang pengadilan terhadap para pelaku pembunuhan warga Yahudi lainnya.

Kelompok Yahudi dan keluarga korban mengatakan, pengadilan terhadap Demjanjuk membuka keadilan bagi seluruh korban kekejaman Nazi. “Kita tidak boleh membuat kesalahan dengan berpikir bahwa kasus terhadap satu kejahatan perang adalah kasus terhadap satu orang,” kata Rabi Marvin Hier, Dekan Pusat Wiesenthal di Los Angeles.

“Ketika lonceng berdentang kepada John Demjanjuk, itu juga berdentang kepada penjahat perang lainnya. Bahkan, hal tersebut membuat mereka tidak tidur nyenyak.”

Seperti diberitakan situs Reuters, Senin (30/11), Demjanjuk lahir di Ukraina dan bergabung dengan Red Army sebelum ditangkap Nazi serta direkrut sebagai penjaga kamp. Demjanjuk pindah ke Amerika Serikat pada tahun 1951. Setelah menjadi warga AS tahun 1958, Demjanjuk sempat bekerja pada industri otomotif. Pemerintah AS kemudian mengekstradisi Demjanjuk ke Jerman, Mei lalu.

Tidak ada saksi hidup dalam kasus ini. Namun 30 orang yang masuk dalam daftar penggugat bersama akan memberikan kesaksian mengenai apa yang terjadi di Sobibor. Dua di antaranya adalah orang yang selamat dari kamp tersebut, dan saksi lainnya adalah mereka yang kehilangan kerabat atau seluruh anggota keluarganya di antara 250.000 Yahudi yang dibunuh.

Demjanjuk membantah terlibat dalam pembunuhan di kamp Sobibor. Keluarganya mengatakan, Demjanjuk terlalu tua untuk dibawa ke pengadilan. Anaknya, John Denjanjuk Junior, mengatakan ayahnya berada di rumah sakit selama lima hari untuk menjalani tes kesehatan dan menerima transfusi darah. “Mereka memaksa melakukan persidangan tanpa menghiraukan kondisi ayah saya.”

Sehubungan dengan kondisi kesehatan Demjanjuk, pelaksanaan sidang akan dibatasi 2 kali 90 menit setiap hari. Sidang yang diperkirakan berlangsung hingga Mei 2010 itu dijadwalkan dimulai 3 Desember nanti.

Jaksa berencana menunjukkan dokumen pengadilan, termasuk kartu identitas untuk membuktikan Demjanjuk berada di kamp Sosibor dan terlibat pembantian warga Yahudi. Jaksa akan memanggil 20 saksi untuk menguatkan dakwaan tersebut.

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: